Agar tetap awet dan memiliki warna yang cemerlang, kain batik tulis sebaiknya dirawat dengan cara yang khusus, terutama saat mencuci kain/baju batik. Mencuci kain/baju batik tidak sama dengan mencuci kain/baju pada umumnya, karena dibuat dengan bahan yang berbeda dengan kain/baju biasa, sehingga harus hati-hati dalam mencucinya.
Berikut ini tips merawat kain/baju batik agar tetap awet dan warnanya tidak cepat pudar:
1. Bila batik tidak terlalu kotor, untuk mencucinya cukup direndam dengan air hangat. Tetapi bila benar-benar kotor, misal terkena noda makanan atau minyak, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya yaitu cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk pada bagian yang kotor tersebut.
2. Saat mencuci kain/baju batik, tidak perlu menyikatnya, cukup dikucek lembut, terutama di bagian-bagian yang kotor saja (misal: bagian kerah) dan sebaiknya jangan menggunakan sabun deterjen, karena sifatnya yang terlalu keras sehingga dapat mengikis warna pada kain batik. Shampo rambut bisa digunakan untuk mencuci kain batik atau gunakan produk khusus yang banyak dijual di toko maupun galleri batik (misalnya: klerak)
