Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2016

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan Tubuh Yang Sudah Teruji

Manfaat jengkol belum banyak diketahui oleh masyarakat umum, sangat sayang, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Jengkol menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia karena teksturnya yang empuk bila dimasak dengan benar dan rasanya yang sangat khas. Jengkol sering dihidangkan sebagai lauk atau menu utama. Kini semakin kreatifnya masyarakat kita, jengkol pun kini dapat diolah sebagai camilan. Sebut saja keripik jengkol. Aroma jengkol memang sangat tajam.
Namun tahukah anda dibalik tajamnya aroma jengkol, Jengkol memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Hasil gambar untuk manfaat jengkol

Senin, 03 Juni 2013

Bahaya Kurang Tidur Dapat Mendongkrak Gula Darah

Satu lagi bukti mengenai manfaat tidur bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan tidur yang berkualitas dan cukup bisa membantu menstabilkan gula darah. Itu sebabnya orang yang menderita diabetes disarankan untuk menata pola tidurnya.
Dalam jurnal Diabetes Care, para peneliti dari University of Chicago mengungkapkan penderita diabetes yang memiliki pola tidur yang buruk memiliki kadar glukosa lebih tinggi dan lebih sulit mengendalikan penyakitnya.
Para peneliti membandingkan 40 penderita diabetes melitus dengan 531 orang sehat. Para peneliti ingin mengetahui kaitan potensial antara kualitas tidur, kadar gula darah dan penanda lain yang menunjukkan diabtes terkontrol.
"Kami menemukan pada orang yang diabetes, ada kaitan antara kualitas tidur yang buruk dengan kadar gula darah yang tinggi. Kaitan itu tidak kami dapatkan pada orang yang tidak menderita diabetes," kata Kristen Knutson, peneliti.
Untuk risetnya, Knutson memantau tidur para responden dengan memasang monitor aktivitas yang dipasang di tangan. "Bila tangan banyak digerakkan berarti sedang terjaga," katanya. Para responden juga melaporkan kualitas tidur mereka.
Tim peneliti menemukan orang yang diabetes yang mengalami gangguan tidur memiliki kadar gula darah puasa 23 persen lebih tinggi, kadar insulin puasa 48 persen lebih tinggi dan resistensi insulin 82 persen lebih tinggi dibanding dengan orang yang diabetes namun pola tidurnya normal.
Menanggapi hasil riset tersebut, Dr.Joel Zonszein, direktur Clinical Diabetic Center, di New York, AS, mengatakan kaitan antara kadar glukosa dan pola tidur bagaikan "telur dan ayam".
"Sulit untuk menentukan apakah kadar gula darah yang tinggi disebabkan karena kualitas tidur yang buruk atau pasien yang memiliki kadar glukosa tinggi tidak bisa tidur dengan nyenyak, atau ada penyebab lain," kata Zonszein.
Ia juga menyebutkan orang yang diabetes biasanya kegemukan dan berat badan berlebih akan mengganggu kualitas tidur. Obesitas juga berkaitan dengan sleep apnea atau henti napas sejenak saat tidur.
Namun Zonszein dan Knutson sependapat bahwa orang yang diabetes harus lebih memperhatikan pola tidurnya. "Mengurangi stres adalah salah satu cara untuk mendapatkan tidur yang nyenyak," katanya.

Tips agar mudah tidur, KLIK DISINI


Sumber : 
http://www.hdindonesia.com/info-kesehatan/kurang-tidur-mendongkrak-gula-darah


Senin, 28 Januari 2013

Benarkah kencing manis adalah penyakit keturunan?


Benarkah diabetes adalah penyakit keturunan?


Ada beberapa jenis penyakit yang "katanya" penyakit menurun? Salah satu diantaranya adalah diabetes yang lebih tenar dengan istilah kencing manis.  Tidak sedikit orang yang bertanya-tanya apakah kencing manis benar-benar penyakit keturunan? Jawabannya "Ya" dan "Tidak". Tidak ada indikasi yang jelas tentang kencing manis sampai Anda benar-benar mengujinya positif. Penyebab penyakit kencing manis termasuk kecenderungan genetik atau sesuai garis keluarga. Berikut adalah beberapa hal dasar tentang 
kencing manis turun-temurun, seperti yang dilansir di Boldsky.com.

1. Hal pertama dan paling penting adalah untuk memahami tentang 
kencing manis.  Penyakit ini telah menyebar sangat luas. Statistik mengatakan bahwa setiap 1 dari 10 orang dewasa merupakan  penderita kencing manis

2. Intinya adalah seberapa dekat hubungan darah antara Anda dan anggota keluarga Anda yang terkena 
kencing manis?  Misalnya, ibu Anda mengalami kencing manis sehingga meningkatkan risiko Anda terserang kencing manis.  Tetapi itu juga tidak mungkin, jika kencing manis langsung menular dari ibu dan langsung kepada Anda!