Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Januari 2013

Resep Herbal Mengatasi Demam Pada Anak

Sebagai langkah pertolongan pertama, obat tradisional dapat diandalkan untuk mengatasi demam.

obat tradisional herbal
BANYAK orangtua panik bila mendapati suhu tubuh anaknya di atas rata-rata atau sering disebut demam. Sebagai pertolongan pertama, umumnya diberikan obat penurun panas yang berbahan dasar kimia seperti golongan parasetamol, asam salisilat, ibuprofen, dan lain-lain. Jarang sekali orangtua yang langsung teringat memberikan obat-obatan tradisional.

bawang merahPadahal, obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman obat ini tak kalah ampuhnya sebagai pengusir demam. Malah, obat-obatan tradisional memiliki kelebihan, yaitu toksisitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia. Jadi, relatif lebih aman, bahkan tidak ada efek samping bila penggunaannya benar. Soalnya, kandungan tanaman obat bersifat kompleks dan organis sehingga dapat disetarakan dengan makanan, suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak. Selain itu, harganya pun lebih murah.


Tiga Jenis Demam


Namun, sebelum mengenal lebih jauh tentang tanaman obat penurun panas, perlu dipahami lebih dulu pengertian demam. Demam pada anak dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Demam karena infeksi yang suhunya bisa mencapai lebih dari 38°C. Penyebabnya beragam, yakni infeksi virus (seperti flu, cacar, campak, SARS, flu burung, demam berdarah, dan lain-lain) dan bakteri (tifus, radang tenggorokan, dan lain-lain).

2. Demam noninfeksi, seperti kanker, tumor, atau adanya penyakit autoimun seseorang (rematik, lupus, dan lain-lain).

3. Demam fisiologis, seperti kekurangan cairan (dehidrasi), suhu udara yang terlalu panas, dan lain-lain.

Nah, dari ketiganya, hanya demam yang disebabkan oleh infeksi dan noninfeksi sajalah yang memerlukan obat penurun panas. Untuk mempercepat proses penurunan panasnya, selain ramuan tradisional yang diminum, dapat juga diberikan baluran atau kompres untuk membantu.

Minggu, 27 Januari 2013

Manfaat Herbal Daun Kemangi



Kemangi memang enak buat yang namanya lalapan. Tapi, dibalik enaknya daun kemangi siapa sangka menyimpan berbagai khasiat yang mungkin tak pernah kita tahu. Meskipun murah dan banyak ditemukan, kemangi yang disebut juga dengan istilah Lemon Basil betul bisa unjuk gigi.


Mengoleskan rebusan kemangi bersama bawang merah dan minyak kelapa pada bagian perut, dada dan punggung ternyata dapat meredakan perut kembung dan masuk angina.

Jika anda memiliki masalah bau badan dan bau mulut, mengkonsumsi kemangi segar atau meminum air rebusan kemangi daun beluntas, dan kunyit dapat mengatasinya. Menurut John Henry M dalam bukunya yang berjudul “A Dictionary of Practical Material Medical”, daun kemangi berkhasiat menyembuhkan gangguan pencernaan, nyeri payudara dan batu ginjal. Selain itu, kemangi juga dapat mengatasi influenza, gangguan menstruasi, sakit telinga dan sakit kepala (migraine), infeksi usus dan gangguan saraf. Tidak hanya itu, aroma kemangi dapat menolak gigitan nyamuk. Bagi pria, senyawa 1-8 sineol dalam kemangi dapat mengatasi masalah ejakulasi prepatur dan zat ariginnya dapat mempertinggi daya tahan sperma serta mencegah kemandulan. 

Sedangkan bagi wanita, senyawa anetol, boron, eugenol dam stigmasterolnya mampu merangsang hormone estrogen, membunuh jamur penyebab keputihan serta merangsang pematangan sel telur. Minyak racikan kemangi berfungsi melawan bakteri Staphylococcus aureus, salmonella enteritidis, dan Escherichia coli, menangkal infeksi akibat virus Basilius subtilis, Salmonella paratyph dan Proteus vulgaris. Tidak hanya itu saja, zat flavonoid dalam kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh dan berperan sebagai antibiotic alami.